Situs Candi Lestari Wonorejo Puncu Kabupaten Kediri

 

Assalam mualaikum warohmatullohi wabarokatuh.

Hallo Gaess..!.
Semoga semua Sahabat Gaess...!
Lereng Kelud Hanters selalu diberikan kesehatan dan Riski yang berlimpah serta dimudahkan segala urusannya...! Aamiin yaa robbal allamin...!

Kali ini kita akan mencoba mengulas sebuah penemuan yang termasuk Objek Diduga Cagar Budaya di Dusun Lestari. 

Penemuan struktur bata kuno di Dusun Lestari Desa Wonorejo Kecamatan Puncu Kabupaten Kediri Provinsi Jawa timur, Indonesia.
Struktur bangunan ini  termasuk objek diduga cagar budaya (ODCB).
 Struktur ODCB ini terletak di....
tergolong berbahaya. Berada di aliran lahar dingin Gunung Kelud. Lokasinya juga berada di tebing dengan kemiringan tajam. Sangat rawan longsor.
Kepala Desa Wonorejo Wahyu Wiyono :
“Kami dari pihak desa berkoordinasi untuk melakukan penutupan dahulu terkait keamanan pada penemuan ini. Karena kondisi tanah rawan longsor,” ujar Wahyu.

Adi Suwignyo Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kabupaten Kediri melalui Yuli Murwantoko Kabid Sejarah dan Purbakala Disparbud Kabupaten Kediri mengatakan, temuan ODCB berbentuk gapura setinggi 150 cm dan diameter 140 cm ini belum dipastikan apakah gapura masuk kampung atau gapura untuk persembahyangan.

Setelah kunjungan dari BPCB Jatim, pihak desa juga merencanakan segera membenahi area tersebut. Agar lebih aman bagi pengunjung. Menurut Wahyu, rencananya tebing yang terdapat struktur bata kuno itu akan diberi penahan. Kemudian memberi akses menuju lokasi.
“Tentunya agar cagar budaya ini tetap lestari,” jelasnya.
Awalnya, kawasan aliran lahar tersebut merupakan tanah pasir. Hanya saja saat ini pasir sudah habis sehingga penambang melakukan penggalian tanah untuk keperluan lain. Seperti untuk tanah urug dan pembuatan genteng di desa lain.
“Yang jelas rata-rata penambang di sini dari luar daerah,” sebut Wahyu.

Terkait rekomendasi dari BPCB, sang kades mengaku bahwa pihak pemdes akan mendukung langkah pelestarian cagar budaya di wilayahnya. “Otomatis kami juga memiliki tanggung jawab untuk melestarikannya,” terangnya.

Hanya saja karena lokasi rawan longsor mereka melakukan penutupan untuk sementara. Terutama menutup aktivitas penambangan liar yang masih terjadi. “Sebenarnya desa juga tidak punya pemasukan dari aktivitas tambang ini. Jadi ya sementara ditutup untuk mengamankan cagar budaya,” tandasnya.

Sebelumnya, pada peninjauan 4 Juli lalu, arkeolog BPCB Jawa Timur Nugroho Harjo Lukito juga menekankan soal pengamanan ODCB tersebut. Salah satunya adalah dengan menghentikan aktivitas pengerukan tanah di sekitar ODCB.

Semoga Bermanfaat.
Kurang lebihnya mohon maaf. 
Terimakasih
Wassalam'ualaikum warohmatulohi wabarokatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Asal-usul Destinasi Wisata Waduk Siman Kediri Jawa Timur.

Jejak Sejarah Kerajaan Majapahit di Bumi Banturejo - Bayem - Kasembon - Malang.

Tumenggung Surontani I (Raden Kertoyudo) .